Lihat Materi Lainnya Disini
1.Komponen Jaringan Komputer Beserta Contohnya Lengkap
2.Pengertian CLI Lengkap Beserta Contohnya
3.Manfaat Jaringan Komputer Dalam Kehidupan
4.Manfaat Jaringan Dasar
5.Topologi Jaringan Lengkap Beserta GAMBAR ( 8 TROPOLOGI)
Macam Topologi Jaringan Komputer Beserta
Kelebihan dan Kekurangannya Lengkap
Topologi jaringan adalah
sebuah rancangan interkoneksi dari beberapa terminal komputer. Topologi
jaringan berfungsi untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya
sehingga dapat membentuk suatu jaringan komputer.
Topologi jaringan juga merupakan cara agar membuat sejumlah
komputer dapat saling berhubungan satu dan yang lainnya. Dalam membuat sebuah
topologi jaringan komputer dapat menggunakan berbagai cara yaitu dapat
menggunakan kabel ataupun menggunakan nirkabel.
Didalam telekomunikasi, topologi
jaringan komputer juga dapat diartikan sebagai suatu cara untuk menghubungkan
perangkat telekomunikasi yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk
sebuah jaringan. Jaringan tersebut nantinya dapat saling terhubung satu sama
lain sehingga membentuk sebuah komunikasi data. Sehingga akan memberikan
kemudahan dalam melakukan pertukaran informasi atau data.
Sebelum membangun sebuah jaringan, hal
paling penting yang harus dilakukan adalah menentukan topologi jaringan, karena
dengan menggunakan topologi jaringan kita dapat mengetahui model jaringan yang
akan kita bangun nantinya. Topologi jaringan itu sendiri dibagi menjadi dua
jenis, yaitu:
§ Physical: Jenis physical merupakan gambaran fisik dari hubungan antar
perangkat (seperti, komputer, hub, server, switch, dan kabel jaringan) yang
akan membentuk sebuah pola khusus.
§ Logical: Jenis
logical merupakan gambaran dari sebuah perangkat tentang bagaimana dapat
berkomunikasi dengan perangkat lainnya.
Topologi jaringan juga memiliki beberapa
macam yang dapat digunakan didalam jaringan komputer. Berikut ini macam – macam
topologi jaringan komputer :
§ Topologi Bus
§ Topologi Star
§ Topologi Ring
§ Topologi Mesh
§ Topologi Peer to Peer
§ Topologi Linier
§ Topologi Tree
§ Topologi Hybrid
Dalam instalasi jaringan, kita harus
benar-benar memperhatikan jenis, kelebihan dan kekurangan masing-masing
topologi jaringan yang akan kita gunakan. Bijak dalam memilih topologi akan
berdampak pada efisiensi dan dana yang anda butuhkan nanti.
Topologi Jaringan Komputer
Misalkan begini, jika anda hanya ingin
membuat jaringan yang sangat sederhana, mungkin topologi Bus bisa menjadi
pilihan anda, namun jika anda ingin membuat jaringan yang sedang atau besar,
anda harus memilih jenis topologi yang lain karena topologi Bus sangat tidak
disarankan. Langsung saja, berikut pengertian topologi jaringan komputer
beserta jenis-jenis, kelebihan dan kekurangannya :
Daftar
Isi
·
Topologi Jaringan Komputer
o
1. Topologi Bus
o
2. Topologi Star
o
3. Topologi Ring
o
4. Topologi Mesh
o
5. Topologi Peer to Peer
o
6. Topologi Linier
o
7. Topologi Tree
o
8. Topologi Hybrid
·
10 Perangkat / Media yang Sering Digunakan pada Topologi
o
1. Komputer Server
o
2. Router
o
3. Wireless Card
o
4. NIC atau Ethernet Card
o
5. Modem
o
6. Bridge
o
7. Konektor
o
8. Repeater
o
9. Access Point
o
10. Kabel Jaringan
·
Penutup
1. Topologi Bus

Topologi bus bisa dibilang topologi yang cukup
sederhana dibanding topologi yang lainnya. Topologi ini biasanya digunakan pada
instalasi jaringan berbasis fiber optic, kemudian digabungkan dengan topologi
star untuk menghubungkan client atau node.
Topologi
bus hanya menggunakan sebuah kabel jenis coaxial disepanjang node client dan
pada umumnya, ujung kabel coaxial tersebut biasanya diberikan T konektor
sebagai kabel end to end.
Kelebihan Topologi Bus :
§ Biaya instalasi yang bisa dibilang sangat murah karena hanya
menggunakan sedikit kabel.
§ Penambahan client/ workstation baru dapat dilakukan dengan
mudah.
§ Topologi yang sangat sederhana dan mudah di aplikasikan
Kekurangan
Topologi Bus :
§ Jika salah satu kabel pada topologi jaringan bus putus atau
bermasalah, hal tersebut dapat mengganggu komputer workstation/
client yang lain.
§ Proses sending (mengirim) dan receiving (menerima) data
kurang efisien, biasanya sering terjadi tabrakan data pada topologi ini.
§ Topologi yang sangat jadul dan sulit dikembangkan.
2. Topologi Star

Topologi star atau bintang merupakan salah satu
bentuk topologi jaringan yang biasanya menggunakan switch/ hub untuk
menghubungkan client satu dengan client yang lain.
Kelebihan
Topologi Star
§ Apabila salah satu komputer mengalami masalah, jaringan pada
topologi ini tetap berjalan dan tidak mempengaruhi komputer yang lain.
§ Bersifat fleksibel
§ Tingkat keamanan bisa dibilang cukup baik daripada topologi
bus.
§ Kemudahan deteksi masalah cukup mudah jika terjadi kerusakan
pada jaringan.
Kekurangan
Topologi Star
§ Jika switch/ hub yang notabenya sebagai titik pusat mengalami
masalah, maka seluruh komputer yang terhubung pada topologi ini juga mengalami
masalah.
§ Cukup membutuhkan banyak kabel, jadi biaya yang dikeluarkan
bisa dibilang cukup mahal.
Jaringan sangat tergantung pada terminal pusat.
3. Topologi Ring

Topologi ring atau cincin merupakan salah satu
topologi jaringan yang menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya
dalam suatu rangkaian melingkar, mirip dengan cincin. Biasanya topologi ini
hanya menggunakan LAN card untuk
menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya.
Kelebihan
Topologi Ring :
§ Memiliki performa yang lebih baik daripada topologi bus.
§ Mudah diimplementasikan.
§ Konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru bisa dibilang
cukup mudah.
§ Biaya instalasi cukup murah
Kekurangan
Topologi Ring :
§ Kinerja komunikasi dalam topologi ini dinilai dari jumlah/
banyaknya titik atau node.
§ Troubleshooting bisa dibilang cukup rumit.
§ Jika salah satu koneksi putus, maka koneksi yang lain juga
ikut putus.
§ Pada topologi ini biasnaya terjadi collision (tabrakan data).
4. Topologi Mesh

Topologi mesh merupakan bentuk topologi yang
sangat cocok dalam hal pemilihan rute yang banyak. Hal tersebut berfungsi
sebagai jalur backup pada saat jalur lain mengalami masalah.
Kelebihan
Topologi Mesh :
§ Jalur pengiriman data yang digunakan sangat banyak, jadi
tidak perlu khawatir akan adanya tabrakan data (collision).
§ Besar bandwidth yang cukup lebar.
§ Keamanan pada topologi ini bisa dibilang sangat baik.
Kekurangan
Topologi Mesh :
§ Proses instalasi jaringan pada topologi ini sangatlah rumit.
§ Membutuhkan banyak kabel.
§ Memakan biaya instalasi yang sangat mahal, dikarenakan
membutuhkan banyak kabel.
5. Topologi Peer to Peer

Topologi peer to peer merupakan
topologi yang sangat sederhana dikarenakan hanya menggunakan 2 buah komputer
untuk saling terhubung. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel yang
menghubungkan antar komputer untuk proses pertukaran data.
Kelebihan
Topologi Peer to Peer
§ Biaya yang dibutuhkan sangat murah.
§ Masing-masing komputer dapat berperan sebagai client maupun
server.
§ Instalasi jaringan yang cukup mudah.
Kekurangan
Topologi Peer to Peer
§ Keamanan pada topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan.
§ Sulit dikembangkan.
§ Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.
§ Troubleshooting jaringan bisa dibilang rumit.
6. Topologi Linier

Topologi linier atau biasaya disebut topologi bus
beruntut. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel utama guna
menghubungkan tiap titik sambungan pada setiap komputer.
Kelebihan
Topologi Linier
§ Mudah dikembangkan.
§ Membutuhkan sedikit kabel.
§ Tidak memperlukan kendali pusat.
§ Tata letak pada rangkaian topologi ini bisa dibilang cukup
sederhana.
Kekurangan
Topologi Linier
§ Memiliki kepadatan lalu lintas yang bisa dibilang cukup
tinggi.
§ Keamanan data kurang baik.
7. Topologi Tree

Topologi tree atau pohon merupakan topologi
gabungan antara topologi star dan juga topologi bus. Topologi jaringan ini
biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang
berbeda-beda.
Kelebihan
Topologi Tree
§ Susunan data terpusat secara hirarki, hal tersebut membuat
manajemen data lebih baik dan mudah.
§ Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas lagi.
Kekurangan
Topologi Tree
§ Apabila komputer yang menduduki tingkatan tertinggi mengalami
masalah, maka komputer yang terdapat dibawahnya juga ikut bermasalah
§ Kinerja jaringan pada topologi ini terbilang lambat.
§ Menggunakan banyak kabel dan kabel terbawah (backbone)
merupakan pusat dari teknologi ini.
8. Topologi Hybrid

Topologi hybrid merupakan topologi gabungan antara
beberapa topologi yang berbeda. Pada saat dua atau lebih topologi yang berbeda
terhubung satu sama lain, disaat itulah gabungan topologi tersebut membentuk
topologi hybrid.
Kelebihan
Topologi Hybrid
§ Freksibel
§ Penambahan koneksi lainnya sangatlah mudah.
Kekurangan
Topologi Hybrid
§ Pengelolaan pada jaringan ini sangatlah sulit.
§ Biaya pembangunan pada topologi ini juga terbilang mahal.
§ Instalasi dan konfigurasi jaringan pada topologi ini bisa
dibilang cukup rumit, karena terdapat topologi yang berbeda-beda.
10 Perangkat / Media yang Sering Digunakan pada Topologi
Ada hal penting yang harus diperhatikan
sebelum membuat atau membangun sebuah jaringan komputer, yaitu salah satunya
adalah faktor hardware (perangkat keras). Hardware merupakan suatu elemen yang
sangat penting atau bisa dikatakan vital dalam membentuk jaringan komputer.
Jika saja ada saru elemen hardware yang tidak ada, maka bisa dipastikan
jaringan tersebut tidak akan berjalan dengan baik. Berikut ini beberapa elemen
hardware yang biasa digunakan untuk membangun jaringan komputer.
1. Komputer Server
Elemen
hardware pertama yang merupakan paling penting adalah server. Mengapa server
sangat penting? Karena server adalah pusat dari terbentuknya jaringan
komputer.Semua informasi atau data yang akan dikirimkan melalui jaringan
komputer semua berada di komputer server. Nantinya komputer server akan saling
terhubung dengan komputer client yang bisa mengakses informasi dari server tersebut.
2. Router
Router
merupakan hardware jaringan yang memiliki fungsi untuk menghubungan dua
jaringan atau lebih dehingga informasi atau data dapat dikirim dari satu
jaringan ke jaringan lainnya. Kerja router dapat dikatakan mirip dengan bridge,
namun yang berbeda adalah router terletak pada lapisan ketiga OSI.
3. Wireless Card
Wireless card adalah salah satu
perangkat jaringan yang bisa menghubungkan dua perangkat secara nirkabel
ataupun tanpa menggunakan kabel. Dua komputer atau lebih bisa saling
berhubungan tanpa menggunakan kabel jaringan, akan tetapi menggunakan wifi.
4. NIC atau Ethernet Card
NIC (Network Interface Card) adalah
sebuah kartu yang biasa disebut dengan ethernet card yang memegang peranan
cukup pneitng dalam sebuah jaringan komputer. NIC merupakan kartu jaringan yang
ditanam pada komputer, yang mana nantinya komputer – komputer dapat saling
berhubungan ke jaringan LAN.
5. Modem
Modem adalah sebuah perangkat jaringan
yang berfungsi untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital atau
sebaliknya. Umumnya data yang diberikan komputer ke modem berbetuk sinyal
digital. Maka dari itu, jika modem menerima sinyal anlog, modem harus merubahnya
menjadi sinyal digital agar bisa diproses lebih lanjut.
6. Bridge
Bridge adalah sebuah perangkat jaringan
yang berfungsi untuk meperluas jaringan sekaligus membuat segmen jaringan.
7. Konektor
Konektor
adalah sebuah alat yang dipasang di masing – masing ujung kabel jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan
adapter network dengan kabel.
8. Repeater
Repeater adalah sebuah hardware jaringan
komputer yang berfungsi untuk memperkuat sinyal jika digunakan untuk jarak
jauh. Dengan menggunakan repeater, jarak yang jauh pun dapat dijangkau.
9. Access Point
Access
point memiliki fungsi yang sama dengan router, namun pengaplikasian access
point jauh lebih sederhana daripada router. Acces point digunakan untuk
memancarkan sinyal wireless yang diterima dari router untuk membuat suatu jaringan WLAN.
10. Kabel Jaringan
Kabel pasti harus ada dalam membentuk
jaringan komputer. Kabel jaringan memiliki fungsi untuk membawa paket data dari
komputer server menuju komputer client. Tapi pastinkan bukan untuk jaringan
wireless.
Penutup
Itulah pengertian topologi jaringan
komputer beserta jenis-jenis, kelebihan dan kekurangannya. Dikarenakan
banyaknya jenis- jenis topologi jaringan yang sudah kita ketahui di atas, maka
kita harus betul-betul memperhatikan kelebihan maupun kekurangan pada
masing-masing topologi.
Selain kegunaan topologi adalah
mempermudah dalam bertukar informasi anatar satu komputer dengan komputer
lainnya, topologi juga berguna untuk menemukan masalah didalam suatu jaringan
LAN komputer yang dibuat.
Topologi jaringan biasanya sering
digunakan oleh suatu lembaga, perusahaan, atau sebuah badan institusi, yang
mana agar setiap anggota dapat dengan melakukan komunikasi dengan cepat dan
aman. Dan jenis topologi yang sering dipakai adalah topologi bus.
Setiap jenis topologi pasti memiliki
kelebihan dan kekurangannya masing – masing. Jadi, semua disesuaikan dengan
kebutuhan. Pemilihan topologi jaringan biasanya berdasarkan skala jaringan,
tujuan, biaya, serta pengguna.
Selain
itu, anda juga perlu mempertimbangkan anggaran yang dibutuhkan untuk membeli perangkat-perangkat
yang digunakan pada topologi yang anda pilih. Simak juga mengenai pengertian dan manfaat internet yang berperan
cukup penting dalam kemajuan teknologi saat ini.